No images
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday23
mod_vvisit_counterYesterday18
mod_vvisit_counterThis week23
mod_vvisit_counterLast week153
mod_vvisit_counterThis month760
mod_vvisit_counterLast month773
mod_vvisit_counterAll days279013

We have: 15 guests online
Your IP: 54.198.52.8
 , 
Today: Sep 25, 2017
Home

AS Bantu Perlengkapan Radar RI

ilustrasi

(ilustrasi)

Batam (ANTARA News) - Pemerintah Amerika Serikat (AS) memberikan bantuan perlengkapan alat radar kepada Departemen Pertahanan Republik Indonesia (RI) yang akan digunakan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batam.

"Bantuan diberikan kepada Dephan, namun nantinya akan dipergunakan oleh Lanal Batam," kata Komandan Gugus Keamanan Laut Armada Barat Laksamana Pertama Ade Supandi di Batam, Senin.

Ia mengatakan, bantuan yang akan diberikan di Markas Komando Lanal Batam, pada Selasa (29/6) itu berupa berupa integrated maritime system.

Sistem yang diberikan pemerintah ASitu, kata dia, terdiri dari beberapa unit, diantaranya radar.

Radar akan dipasang untuk memantau dan mengawal keamanan Selat Malaka, katanya.

"Bantuan akan diterima Irjen Dephan, lalu diserahkan kembali untuk dipergunakan Lanal Batam," katanya menambahkan.
(T.Y011/Z003/P003)

http://www.antaranews.com/berita/1277715130/as-bantu-perlengkapan-radar-ri

 

LIPI Pamerkan Radar Pengawas Pantai

Ambon (ANTARA News) - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memamerkan prototipe radar pengawas pantai ISRA (Indonesian Surveillance Radar) buatannya pada Maluku Expo di Lapangan Merdeka Ambon, 31 Juli-5 Agustus.

Pameran prototipe radar pengawasas pantai itu untuk memeriahkan Sail Banda yang berlangsung 24 Juli hingga 17 Agustus 2010.

"Alat ini gunanya untuk melihat pergerakan kapal dan arah pergerakannya," kata Kepala Bidang Telekomunikasi dari Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi (PPET) LIPI, Mashury kepada ANTARA, di Ambon, Sabtu.

Mashury mengatakan, radar ISRA pertama Indonesia mampu bekerja saat cuaca buruk dan gelap serta bisa dipasang di pinggir pantai atau pelabuhan untuk memonitor lalu lintas kapal agar tidak terjadi tabrakan.

Radar ini juga untuk memantau perairan nusantara dari pencurian ikan, pelanggaran wilayah oleh kapal asing maupun pembajakan kapal dan penyelundupan.


 

"Radar ini juga bisa digunakan untuk memandu kapal agar pergerakannya tidak kena karang dan sebagainya saat cuaca buruk terjadi," katanya.

Menurut Mashury, radar buatan LIPI yang sudah diresmikan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Suharna Surapranata Februari lalu itu sangat cocok jika dipasang di Maluku yang merupakan provinsi kepulauan yang 93 persen wilayahnya laut, terutama laut Arafuru yang rawan pencurian ikan.

Ia menjelaskan, harga radar tersebut 50 persen lebih murah jika dibandingkan dengan radar maritim impor. Selain itu, aplikasi teknologinya dari untuk sipil ke militer hanya mengalami sedikit perubahan.

Source : http://www.antaranews.com/berita/1280590640/lipi-pamerkan-radar-pengawas-pantai

 


Page 3 of 4